Benjolan di Payudara Penyebab dan Cara Penanganan

Benjolan Di Payudara Waspadalah Para Wanita - Benjolan.com,- Ada dua jenis benjolan yang ada di wanita, diantaranya adalah tumor non kanker dan gejala kanker payudara. Umunya benjolan ini tidak berbahaya dan biasa terjadi terutama ketika akan menghadapi siklus menstruasi dan menyusui. Benjolan ini akan hilang dengan sendirinya, sebab benjolan yang terjadi hanya sebatas reaksi dari respon yang ditimbulkan oleh tubuh pada saat melakukan fungsional organ sekeliling glandula mamae yang rutin terjadi.

benjolan di payudara

Benjolan di Payudara dan Penyebabnya

Namun meskipun sebagian besar kasus benjolan di payudara tidak berbahaya, ada pula yang menjadi tanda dari terserangnya kanker payudara. Kanker ini bisa menyerang kaum wanita dan pria. Umunya menyerang pada kaum wanita berbarengan dengan kanker serviks.  Ada beberapa faktor penyebab terjadinya benjolan yang harus diketahui agar tidak panik dan nantinya bisa melakukan penanganan secara intensif untuk kesehatan anda.

Faktor penyebab Benjolan Di Payudara diantaranya adalah Fibroadenoma. Penyab ini paling banyak terjadi,  biasanya menyerang wanita usia 20-30 tahun. Cirinya adalah tidak nyerim jika diraba teras padat, bulat, kenyal dan dapat bergeser sewaktu waktu. Hal ini terjadi karena tubuh memproduksi kelenjar susu secara berlebihan. Biasanya terjadi pada saat setelah melahirkan dan menyusui, jika pada awal menstruasi akan terasa sakit, dan benjolan kerasnya akan sangat terasa.

Kondisi yang banyak menyerang benjolan di payudara pada usia menopause dan pasca-menopause. Karena pada saat itu tubuh sedang melakukan pergantian hormon akibat adanya perubahan kadar hormon estrogen. Meskipun umunya benjolan ini akan sembuh dengan sendirnya, namun pada sedikit kasus tidak kunjung hilang sehingga perlu dilakukan operasi pengangkatan, jika tidak segera dilakukan operasi akan meningkatkan statusnya menjadi kanker payudara. Jika sudah kanker payudara maka akan sulit untuk disembuhkan.

Faktor benjolan di payudara yang kedua adalah adanya perubahan pada fibrisistik atau juga pada fibroadenosis. Hal ini terjadi karena adanya perubahan pada siklus menstruasi bulanan, biasanya akan menjadi tumor jinak dan akan sembuh dengan sendirinya. Usia yang mengalami ini adalah pada rentan 35-50 tahun. Cirinya adalah akan membesar sebelum menstruasi dan mengempis tiga hari setelahnya, keluar cairan dari puting, nyeri pada payudara dan terjadi perubahan ukuran. Faktor lain adalah kista sederhana, papiloma intraduktal dan lemak nekrosis traumatik.

Cara mengatasi benjolan di payudara. Karena benjolan ini umum terjadi, jadi tidak usah buru-buru berkonsultasi kedokter, cukup dengan istirahat yang cukup, hindari makanan yang banyak mengandung manisan dan es, hindari makan mentimum, ice cream dan coklat. Makan makanan yang bergizi, berolahraga secara teratur, hindari menggunakan pakaian yang ketat terutama bra, sebaiknya ketika luang dilepas saja. Mandi sehari 2x, dan hindari mengkonsumsi makanan cepat saji dalam kemas dan mengandung MSG. Hindari juga minuman yang banyak mengangung pemanis dan pewarna makanan buatan. Benjolan ini bisa sembuh sendiri tanpa kedokter, tapi jika berbulan0-bulan tidak sembuh tidak ada salahnya berkonsultasi.