Benjolan Karena Kanker dan Bukan Kanker - Benjolan.com

Ciri Benjolan Karena Kanker Dan Bukan Kanker - Benjolan.com,- Kanker merupakan salah satu kondisi kesehatan dimanan munculnya benjolan tertentu pada bagian tubuh tertentu. Namun bukan berarti setiap benjolan merupakan kanker. Karena faktanya hanya 20% lah kondisi benjolan tersebut merupakan kanker. Berikut ini merupakan ciri benjolan karena kanker dan bukan kanker.

benjolan kanker dan bukan kanker

Benjolan Kanker dan Bukan Kanker

Benjolan yang tidak tergolong kanker contohnya yaitu kista, ialah kantong atau kelenjar yang terdiri dair cairan tertentu sehingga memunculkan benjolan. Jika diraba terasa lunak dan biasanya muncul pada wanita dengan rata-rata usia 30 hingga 35 tahun. Selanjutnya ada pergantian fibrokistik, ialah benjolan yang disebabkan ketidakstabilan hormon selama masa menstuasi.

Ketiga ada Fibroadenoma berupa benjolan padat yang tidak terasa sakit ketika dipegang, namun sebaliknya akan merasa sakit ketika coba di tekan bagian benjolan padat tersebut. Biasanya muncul pada wanita dengan dengan rata-rata usia 20 hingga 30 tahun yang mana penyebab benjolan ini belumlah ditemukan secara pasti, namun sangat tergantung dengan hormon kesuburan.

Selanjutnya ada benjolan berupa nanah patogen berupa benjolan yang akan terasa nyeri ketika dalam masa proses pembengkakan. Keadaan ini kerap dijumpai ketika seorang ibu menyusui anaknya. Penyebab utamanya yaitu tertutupnya batang air susu. Benjolan ini menimbulkan kondisi menyusui yang terasa menyakitkan hingga terasa terbakar. Salah satu tanda lainnya yaitu seorang penderita merasa demam.

Selanjutnya benjolan yang tergolong kanker diantaranya yaitu benjolan yang biasanya terketak pada payudara yang ditandai dengan tumbuhnya sel-sel kanker yang terasa sakit dan ngilu bagi penderitanya. Kanker ini tumbuh dengan cara yang tak biasanya. Sel kanker akan tumbuh terlebih dahulu secara perlahan sehingga memunculkan benjolan. Berikut ini beberapa hal yang harus diwaspadai akan sel-sel kanker yang tumbuh.

Pertama benjolan terasa menyakitkan, sangat berbeda rasanya dengan bagian tubuh lainnya. Ketika sudah merasa sakit dan muncul adanya benjolan, benjolan kanker tersebut kalau ditekan tidak akan berpindah tempat atau bergeser. Kemudian yang kedua jiga terjadi pada payudara, biasanya ditandai dengan berbedanya ukuran payudara tersebut. Kemudian ciri lain yaitu puting susu yang tidak muncul atau masuk kedalam, bahkan terkadang akan mengeluarkan darah..

Hal yang harus dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin yaitu dengan melakukan sensor buah dada secara teratur di dokter spesialis sehingga diketahui faktor yang mempengaruhinya. Jika muncul kembali benjolan yang lebih kecil, makan jangan bosan untuk memeriksakannya ke dokter spesialis. Semakin sering diperiksa dan di cek ke dokter, maka akan semakin mudah proses pengobatannya dan proses pendiagnosaannya. Namun jika seorang wanita yang berada pada usia diatas 50 tahun, maka sebaiknya melakukan pengecekan sensor tersebut sekurang-kurangnya 3 tahun sekali karena pertumbuhan sel kanker pada usia tersebut tidak terlalu ganas.